Rabu, 04 November 2009

Ketulusan ibu....

Seperti udara yang memberikan tiupa mesra....
Laksana hujan yang memberikan kehangatan saat bersama
mungkin kau adalah takdir yang dijadikan sumber kebahagiaan didunia.

Jika malam larut,kau sebagai selimut hangat yang lelapkan tidurku....
Saat pagi datang,kau adalah sapaan hangat saat aku terbangun
Kau penyempurna dari seribu ketulusan....
Kau memang indah......

Ibu,....
apa jadinya jika aku tanpamu,...
aku akan rapuh,....
tak ada lagi yang memarahiku,.....
tak ada lagi yang memanjakanku,....
tak akan kulihat lagi ketulusan yang sepertimu.
Ibu,.....saat ini aku merindukanmu.....
merindukan hari-hari saat bersamamu....




Pendahuluan

Assalamu 'alaikum W.R.W.B

Puji syukur kepada Alloh yang telah memberikan akal sehat pada manusia sebagai makhluk yang paling sempurna.Sholawat salam kita haturkan pada junjungan kita Nabi besar Baginda Rolullullah (Muhammad S.A.W ibnu 'Abdillah ibnu Abdul Muthotib Rodhiallohu 'anhuma).

Terimakasih kepada Ibunda(Masyfu'ah)yang telah memberikan sebagian kebahagiaannya kepadaku(Ryan masyfu)dan serta dengan keikhlasannya,mendo'akan dan memberi semangat padaku untuk bertholabul 'lmi(menuntut ilmu).

Kepada teman-teman senusantara,yang pernah kenal,salam persahabatan selalu.Semoga dengan persahabatan,kita bisa memadukan warna-warni kita agar kita terlihat lebih indah.Karna yang aku tahu,"pelangi tak akan indah tanpa adanya perbedaan".

Perbedaan bukanlah penghalang untuk menjalin persahabatan.Justru,karna perbedaan itulah yang akan menjadikan keindahan pada nantinya.

Akhirnya,....halaman ini akan menjadi halaman pertama,yang akan dijadikan untuk mengawali cerita-cerita nanti.

Wassalamu'laikumW.R.W.B

Motto:Jadilah yang terbaik untuk mereka,jadilah kita sebagai sesuatu yang paling bermanfaat buat mereka.Dan janganlan jadi suatu ancaman buat sahabat-sahabat kita.

~Ryan masyfu~